BERITA LAIN
ARTIKEL AGRO
2010-08-25
Mengenal Habitat Luwak Si Penghasil Kopi Luwak

Luwak termasuk dalam family Viverridae (Crivets Family) yang terdiri dari beberapa Genus antara lain Viverra, Prionodon, Paradoxurus, dan Arctictis.

Hampir semua jenis luwak terutama dari Genus Paradoxurus dan Arctictis mampu memproduksi kopi luwak. Beberapa species luwak terdapat di Asia Tenggara, tetapi yang menghasilkan kopi terbaik adalah luwak asal Indonesia (Paradoxurus Hermaphrodirus) yang habitat utamanya berada di hutan-hutan Pulau Sumatera dan Jawa.

Secara tradisional petani memungut kotoran luwak di sepanjang Bukit Barisan dari Padang sampai Lampung, dan dari pegunungan Gayo Aceh sampai dengan Bukit Tinggi, serta di lereng gunung Ijen di Jawa Timur. Di lokasi-lokasi itulah terdapat perkebunan kopi yang menjadi habitat luwak.

Produksi Kopi Luwak dari tahun ke tahun semakin merosot, seiring dengan merosotnya populasi.

Luwak dianggap sebagai hama, atau binatang perusak, karena selain buah kopi, luwak juga menyukai buah-buahan lain seperti pisang, coklat, pepaya, dan buah segar lainnya. Perilaku yang demikian menjadikan luwak sebagai binatang hama yang diburu petani.

PEMELIHARAAN
Tidak gampang memelihara dan mengembangbiakkan luwak melalui serangkaian proses percobaan "trial and error" yang panjang akhirnya binatang tersebut bisa dipelihara dan dikembangbiakkan. Sampai saat ini kelompok produsen kopi luwak yang tergabung dalam Kelompok Kerja Kopi Luwak Lampung Barat telah mempunyai 27 ekor luwak dewasa dan 11 ekor luwak kecil, dengan total Produksi per bulan mencapai 250 kg per bulan.

Produksi kopi luwak melalui sistem penangkaran luwak ini memberikan jaminan mutu yang jelas, karena dapat dibuktikan asal usulnya dibandingkan jika harus mengumpulkan kopi luwak liar dari kebun-kebun petani.(sinartani.com/aj)
Sumber : www.sinartani.com , 23 Agustus 2010

 

.
 
Copyright agro-ptpn12.com @ 2009
Powered By KMC (Karunia Mandiri Consultant)